MELAWAN NARKOBA KONTRIBUSI PEMUDA PADA NEGERINYA
Oleh Kristinawati
Mahasiswa Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Anak muda merupakan sosok pribadi yang punya semangat tinggi, berjiwa
pemberani, rasa ingin tahu tinggi, inovasi tiada henti, ambisius dan selalu
mencari jati diri. Anak muda menjadi sosok harapan bangsa dan tulung punggung
negara di masa depan nantinya. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa.
Maju tidaknya suatu bangsa dapat dilihat dari anak mudanya, karena yang
melanjutkan estafet kepemimpinan nantinya adalah para anak muda. Seperti yang
diungkapkan oleh Dr. Yusuf Al-Qardhawi ulama besar Indonesia “Apabila ingin
melihat suatu negara di masa depan, maka lihatlah pemudanya hari ini”.
Dalam sejarah bangsa ini, tertoreh bukti bahwa pemuda Indonesia
mempunyai peran sangat besar untuk membawa kemerdekaan bangsa. Tentang kaum
muda yang bersikukuh dan terus mendesak presiden Soerkarno untuk mempercepat
perbacaan teks proklamasi, sehingga keesokan harinya tanggal 17 Agustus 1945
terjadilah memon penting dan paling berharga bagi seluruh rakyat Indonesia
yaitu kemerdekaan.
“Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya,
beri aku 10 pemuda maka akan aku guncang dunia” begitu ucapan Soekarno bapak pendiri
bangsa kita, akan pentingnya anak muda
bagi masa depan bangsa.
Indonesia sangat butuh kontribusi anak muda, lantas pertanyaanya,
Anak muda yang seperti apa mampu berkontribusi untuk perubahan bangsa ? anak
muda seperti apa yang dinilai pantas memimpin Indonesia? anak muda yang Dapat
berkonribusi dan membawa perubahan bagi bangsa adalah anak muda yang punya
semangat berapi-api, selalu berinovasi untuk negeri ini, elok dan berbudi,
terpelajar dan kritis menanggapi segala hal, dan berjiwa bersih dan mulia.
Namun dalam proses pendewasaan, anak muda terkadang dihadapi
pergolakan yang muncul dengan sendirinya, baik itu pergolakan fisik, sosial, dan
prilaku. Sehingga pergolakan tadi
munculah penyimpangan, atau yang lebih sering kita dengar dengan kenakan
remaja, hal tersebut dikarenakan berbagai faktor. Seperti diri yang lemah tidak
bisa memilih antara baik buruk, bertindak tanpa memikirkan resiko, masalah
keluarga menguncang psikologis anak, prilaku orang tua yang tidak baik,
perceraikan orang tua, lingkungan yang tidak mendidik, pendidikan kurang, dan
tidak ada perhatian dari berbagai pihak.
Kenakalan anak muda yang sedang marak terjadi di
Indonesia saat ini adalah penyalahgunaan narkoba. Tentu itu menjadi
problematika bangsa baik di masa sekarang dan masa akan datang, Melihat
permasalahan yang banyak terjadi di Indonesia belakangan ini seperti yang
diungkap bapak Presiden Indonesia adalah para anak muda Indonesia banyak yang
menggunakan narkotika.
Barang haram tersebut sebenarnya tidak hanya menggerogoti diri anak
muda, seperti banyak diberitakan media akhir-akhir ini banyak artis ibu kota
yang ditangkap karena menggunakan narkoba, para wakil rakyat, pilot, buruh, dan
ibu rumah tangga juga sesekali terdengar. Barang haram ini tidak pandang bulu
dalam memilih korbannya, mulai anak-anak, remaja, dewasa, bahkan usia lanjut.
Indonesia seperti yang diberitakan menjadi “Surga” bagi peredar narkoba.
Target empuk narkoba pada umunya adalah para anak muda, mereka
rentan terkena narkoba, sikap ingin tahu tinggi tanpa mempertimbangan resiko
nantinya, menjadi faktor penggunaan narkoba di kalangan anak muda. Menurut data
Mabes Polri yang dimuat dalam buku Kependudukan Prespektif Islam karangan M
Cholil Nafis, dari 2004-2009, tercatat sebanyak 98.614 kasus (97 %) anak usia
muda adalah pengguna narkoba
Jika pergolakan yang terjadi pada diri setiap anak muda tidak
ditanggulangi dan terus terjadi penyimpangan yang tidak diinginkan, maka akan seperti
apa penerus bangsa ini? Akan jadi seperti apa jika negara ini dipimpin oleh
anak muda bermental narkoba, generasi cacat fisik, psikologis, sosial dan
ekonomi?
DAMPAK ANAK MUDA YANG MENGGUNAKAN NARKOBA
Anak muda pengguna narkoba mempunyai badan yang tidak sehat lagi,
badannya telah digerogoti zat adiktif penghancur syaraf, badannya rapuh, dan
pikirannya tidak jernih lagi. Akibatnya, generasi penerus bangsa yang cerdas dan
diharapkan membawa perubahan baik bagi negeri hanya tinggal kenangan.
Berikut
beberapa dampak yang muncul pada anak muda pengguna narkoba yang akan
menghancurkan pribadi penerus bangsa.
Pertama,
sikap, perangai dan kepribadian menjadi tidak baik, mereka menjadi
bolos di sekolah, melawan pada guru, malas belajar, mudah marah bila ditegur
dan suka mencuri untuk membeli narkoba.
Kedua, muncul gangguan
pada fisik, seperti sistem syaraf terganggu munculah kejang-kejang, halusinasi,
dan hilang akal. Gangguan pada sistem jantung muncul infeksi. Gangguan pada
kulit muncul penananhan dan alergi. Gangguan pada paru paru muncul pengerasan
pada jaringan pernafasan dan sulit bernafas. Gangguan pada alat reproduksi
munculnya perubahan pada siklus menstruasi bahkan tidak ada lagi haid. Muncul
penyakit HIV/AIDS, sakit kepala, mual-mual, susah tidur, nafsu makan berkurang,
dan lebih parah lagi over dosis hingga berujung kematian.
Ketiga, psikis
terganggu, hingga muncul prilaku tidak wajar, depresi hingga bunuh diri,
bekerja lamban, brutal, bertindak ganas dan cendrung menyakiti diri sendiri.
Keempat, hubungan dengan
keluarga dan teman renggang, anti sosial, dikucilkan lingkungan, dan terjadi
perbuatan asusila.
KONTRIBUSI
DENGAN MELAWAN NARKOBA
Membaca dampak yang ditimbulkan di atas, tentu tidak bisa kita
berharap pada anak muda yang menggunakan narkoba. Untuk itu perlu kita sebagai
pemuda berkontribusi untuk negeri tercinta dengan melawan narkoba, jangan
sekali-kali dekat dengan narkoba. Mari berkampanye pada anak muda lainya agar anti
narkoba, lawan narkoba dan jauhi narkoba. Harapan dan cita-cita bangsa terletak
ditangan kita, yakni para anak muda.
Anak muda yang anti narkoba tentu dapat berpikir dengan jernih,
belajar dengan giat, berbakti pada nusa dan bangsa, dan mampu berinovasi untuk
bangsa Indonesia.
“Yang muda yang melawan narkoba”, mari para anak muda kita katakan
pada seluruh rakyat indonesia agar jauhi narkoba jaga para anak muda dari
narkoba.
Komentar
Posting Komentar